Oke kemarin gua udah nulis tentang f2 yang berulang tahun pada tanggal 28 April kemaren. Pada malem hari waktu gua kuliah Pemrograma Pascal dengan agak kurang sukses gerak-gerik gua ma temen-temen lain udah kebaca sama mata bolliwoodnya. Semua kegagalan itu bermula karena hujan yang turun keroyokan yang membawa berjuta – juta bahkan bermiliar temen-temen rintik hujan yang lain. Bolu belum dipesen, pokoknya persiapan yang ada cuma snack kecil yang bertuliskan selamat ulang tahun namun tanpa yang ulang tahun tahu. Habis mata kuliah di Lab tadi semua orang yang ada di kampus dibagikan snack tanpa terkecuali. Beberapa orang dodol pasti berkata “Nia kamu ulang tahun?” (Nia, terdakwa1: yang membagikan snack) gua sih dalem hati cuma bisa bilang “dodol loe, baca dulu baru ngomong. Dasar dodol!”.
Setelah selesai membagikan, beberapa orang mengucapkan selamat pada korban (f2, korban penganiayaan terdakwa), hujan masih berjatuhan ke bumi, dan temen gua masih di WC memikirkan nasib yang menimpanya. Planning B, pocong ganteng (gua, terdakwa 2 : yang nyamar jadi pocong ganteng) dan temen pocongnya (asti, terdakwa 3 : temen pocong ganteng) menunggu di gang tempat korban melintas menuju ke kost-an-nya. teh mega (mega, terdakwa 4 : yang beli kue ultah) sudah siap di deket jualan gorengan pisang sambil nge-goda tukang gorengannya. Dan teh resti (resti, terdakwa 5 : tukang ojek terdakwa 4) mengantar korban melewati riba campuran sampah, tanah, dan gerobak bakso yang bau daging sapi. Sampe di gang temen pocong ganteng menampakan dirinya, sang korban tanpa sepengetahuannya menutup wajahnya. Tak lama kemudian muncullah pocong ganteng di balik gerobak bakso sambil meloncat-loncat lucu dengan wajah gantengnya. Dan terdakwa pun lari pontang-panting ketakutan sambil menutup wajahnya yang mulai menangis histeris mungkin sambil mau pipis, hehe.. waktu lari, wah mantap bro gua baru tau kalo dia tuh ternyata atlet lari ketakutan, dataran yang tak rata terlihat mudah di lewati olehnya.
Setelah menangis dengan posisi jongkok gaya mau boker dengan menutup matanya yang bolliwood itu, para tersangka pun dengan bertepuk tangan seperti kuda nonton sirkus (emang kuda bisa tepuk tangan ya?!!) sambil menyanyikan lagu wajib selamat ulang tahun datang menghampirnya, yang mungkin udah pipis heheh. Gag perduli kalo si emang tukang soto di pinggir jalan ngeliatin para tersangka dan korban yang mulai ketawa-ketawa tanpa sebab yang jelas, para tersangka dan korban akhirnya di bawa ke kampus oleh pocong ganteng yang selalu ada di sisi korban (curi kesempatan tuuuhhh..).
Sampe di kampus kami langsung nge-booking kelas (bisa ya?!) kemudia bolu pun dibelah dan dibagikan kepada para pemangsa bolu. Canda tawa dan gurau bersahutan di kelas sampe dosen di lab pun merasa terusik dengan keberadaan kami. Dan yang menyebalkan kenapa gua yang jadi pocong ganteng ini selalu jadi kambing hitam, heu heu susah jadi orang ganteng. Beberapa saat waktu dia lagi berdiri sambil memegangi kue, gua langsung menyiramnya (kayak bunga aja!) dengan air comberan aqua yang dibeli teh nia. Dia dengan posisi diam pasrah akhirnya dengan sukses basah sampe daleman-nya. Beberapa kejadian selanjutnya gag gua ceritain coz dah capek ngetik. Dan banyak kerjaan yang bikin gua botak.
Pokoknya perayaan ultah tadi malem adalah perayaan yang paling bikin gua seneng banget padahal gua cuma jadi terdakwa. Gag tau kenapa ya? Pokoknya seneeeeengggg tak terkira. Ngemeng-ngemeng kalo diliat-liat dia makin titit (bunyi sensor) deh!
tambahan ada satu terdakwa lagi (erna), karena perannya cuma ngebujuk korban aja jadi kelewat maaph ya eer… hehehe..
Minggu depan gua upload video penganiayaan-nya! Wish me luck!
Posted by maoels
Posted by maoels 

Posted by maoels

